google-site-verification=82PdpwdCu4bGf44-_1RqOUmGCL486EA2zsKIthhSql8

Kamis, 04 Juni 2015

Batteriser Mampu Hemat Baterai hingga 80%

CALIFORNIA - Sebuah gadget terbaru bernama Batteriser diklaim dapat menghemat penggunaan baterai untuk peralatan elektronik hingga 80 persen. Menariknya, gadget penghemat baterai tersebut dibanderol dengan harga cukup murah, yakni 2 poundsterling atau sekira Rp40 ribu.

Dilansir laman Trusted Reviews, Rabu (3/6/2015), Batteriser bekerja dengan mengakses energi yang terbuang layaknya sedotan. Dengan kata lain, Batteriser memungkinkan baterai untuk mencapai kekuatan terakhirnya.
Perancang Batteriser berencana mulai menjual gadget penghemat baterai tersebut pada akhir tahun ini. Mereka mengklaim bahwa sesungguhnya baterai sekali pakai memiliki 80 persen energi tersisa sebelum perangkat elektronik menganggap baterai tersebut telah kehabisan daya.

"Batteriser akan memanfaatkan kekuatan yang tidak terpakai dari baterai yang tampaknya tak berdaya dan memperpanjang hidup baterai hingga delapan kali," ujar Co Founder Batteraiser, DR Bob Roohparvar.

Roohparvar menambahkan, kebanyakan orang saat ini terlalu menyia-nyiakan sebuah baterai yang sebenarnya masih berfungsi dengan baik. Batteriser digadang akan mampu menjadi teknologi alternatif untuk mengurangi penggunaan baterai.

"Mengapa membuang baterai yang masih sangat baik atau membuang uang untuk membeli baterai baru, ketika kita sekarang memiliki teknologi yang menghemat uang, energi, dan dapat mengurangi jumlah baterai yang berakhir di tempat pembuangan sampah,” tambah Roohparvar

Cara penggunaan Batteries cukup mudah, pengguna hanya perlu menempelkan gadget tersebut pada baterai yang digunakan dalam perangkat elektronik.
By okezone

Senin, 20 April 2015

Asus Zenfone 5 Menjadi Smartphone Terlaris di Jepang Selama 5 Bulan Terakhir?

Meskipun Jepang terkenal sebagai negara dengan
berbagai produk inovatif termasuk di segmen smartphone,
popularitas produk-produk smartphone buatan negara
Matahari Terbit tersebut sampai saat ini belum mampu
menjadi tuan di negaranya sendiri. Sebuah kabar terbaru
yang diungkap oleh Digitimes beberapa waktu yang lalu
mengungkapkan bahwa smartphone terlaris di Jepang
selama lima bulan terakhir untuk kategori tanpa kontrak
ternyata dipegang oleh Asus melalui produk Zenfone 5.
Popularitas Asus Zenfone 5 ini telah berlangsung selama
5 bulan terakhir, berdasarkan riset yang dilakukan oleh
BCN. Asus Zenfone 5 tercatat pernah meraih pangsa
penjualan 43% pada bulan November lalu meskipun
kemudian menurun menjadi sekitar 25 persen di bulan
Maret lalu.
Selain Asus, vendor lain yang juga mampu meraih pangsa
lumayan adalah LG. Menurut riset tersebut, LG mampu
meraih pangsa 19,5 persen berkat kesuksesan penjualan
Nexus 5.
Sayangnya, tidak diketahui angka pasti kuantitas
penjualan smartphone non-kontrak tersebut, sehingga
tidak bisa dibandingkan dengan iPhone yang juga populer
di negara tersebut secara keseluruhan.
By teknoup.com

Rabu, 28 Januari 2015

Ini Dia Bocoran Samsung Galaxy J1 Terbaru

Seperti yang telah diungkap sebelum ini, Samsung berencana untuk memperkenalkan seri baru smartphone kelas dasar. Salah satu anggota pertamanya adalah Samsung Galaxy J1 yang beberapa saat yang lalu terungkap gambarnya.
Bocoran gambar kali ini memperlihatkan Galaxy J1 dari beberapa sisi. Terlihat adanya kamera belakang dengan lampu kilat serta kamera depan, sesuatu yang cukup bagus untuk kelas dasar.
Selain gambar, spesifikasi Galaxy J1 juga diungkap. Selain chipset Spreadtrum Pike 1.2GHz dual-coreCortex-A7 dan RAM 512MB, Galaxy J1 disebut memakai layar 4,3 inci dengan resolusi WVGA (480 x 800 piksel). Penyimpan internalnya hanya 4GB namun bisa ditambah hingga 64GB melalui slot kartu microSD.
Kamera belakangnya memiliki sensor 5 megapiksel yang bisa merekam video 720p 30fps. Sementara itu kamera depannya memiliki sensor 2 megapiksel untuk selfie atau chat video. Selain itu Galaxy J1 juga dilengkapi Wi-Fi b/g/n, Bluetooth 4.0 dan A-GPS + GLONASS. OS yang digunakan adalah Android 4.4 KitKat dan akan tersedia dalam versi SIM tunggal maupun ganda.
Belum diketahui rencana harga jual smartphone ini dan wilayah pemasarannya maupun tanggal ketersediaannya.
via GSMArena

Lenovo Hadirkan Tiga Jajaran Produk Terbaru, Salah Satunya Tablet yang Bisa Dijadikan Proyektor

Lenovo Hadirkan Tiga Jajaran Produk Terbaru, Salah Satunya Tablet yang Bisa Dijadikan Proyektor
Tidak hanya fokus pada segmen smartphone saja, Lenovo juga menginvasi pasar perangkat mobile di Indonesia denga jajaran notebook dan tablet terbarunya. Ya, vendor asal China ini baru saja meluncurkan tiga perangkat sekaligus, yakni Yoga 3 Pro, Yoga Tablet 2 Pro, dan Yoga Tablet 2. Berbeda dengan jajaran produk Yoga sebelumnya, ketiga produk ini memiliki fungsionalitas terbaru, bernama Yoga Multimode yang memungkinkan perangkat bisa dipegang, berdiri, miring, dan digantung ((hold, tilt, stand, hang), serta diperkuat prosesor Intel yang dapat memenuhi segala jenis pekerjaan dan aktivitas sehari-hari pengguna. Lenovo Yoga 3 Pro ultra slim 13 inch merupakan laptop konvertibel tertipis di dunia. Meskipun tipis, Yoga 3 pro memiliki frame yang ringan dan dengan desain engsel baru (watchband) yang menyerupai gelang jam tangan. Mengusung layar QHD+ (3200 x 1800 piksel) dan fitur Harmony sehingga pengguna Yoga akan memiliki cara baru untuk menemukan aplikasi dan tablet Yoga tersebut akan menyesuaikannya dengan pengguna. Sedangkan Yoga Tablet 2 Pro 13 inch hadir sebagai tablet pertama di dunia yang dilengkapi dengan sebuah proyektor. Dengan nama proyektor Pico Built-in, pengguna daat merubah dinding menjadi layar TV atau film secara instan. Dengan hasil resolusi yang FULL HD, Layar proyektor ini sanggup menampilkan gambar layaknya TV hingga 50 inci. Meskipun sanggup hingga 50 inci, Jerukers Jangan mengharapkan gambar yang dihasilkan akan setajam Full HD di tablet, pasalnya kekuatan cahaya pada proyektor ini hanya sebesar 50 lumens saja. Untuk kekuatan baterainya sendiri hanya sanggup bertahan hingga 3 jam saja, sementara jika digunakan layaknya tablet seperti pada umumnya, baterai pada tablet ini sanggup bertahan hingga 15 jam. Untuk segi audio, tampaknya Jerukers akan merasa sangat puas, pasalnya Speaker dengan daya 8 watt telah melekat sempurna pada bagian depan tablet ini. Untuk ukuran 8 watt ini merupakan setara 4 kali dari speaker pada tablet umumnya. Belum lagi adanya Subwoffer pada bagian belakang yang memberikan efek bass yang mendalam sementara fitur Dolby Audio dan Wolfson Master HIFI mampu menciptakan audio video layaknya menonton di bioskop. Yang ketiga adalah Tablet Yoga 2 yang merupakan penyempurnaan dari tablet Yoga sebelumnya. Hadir dengan layar 10 inch, tablet ini menghasilkan tingkatan fleksibilitas dengan mode hang yang baru, tetapi pengguna masih bisa menggunakan tiga mode yang sudah ada sebelumnya hold, tilt, dan stand. Dengan Mode hang ini, memungkinkan pengguna menggantung perangkat tablet mereka. Selain penambahan mode baru, Lenovo juga memperbaiki dudukan kickstand dalam mode stand untuk menghasilkan stabilitas yang lebih baik. Pada segi performa, juga mengalami peningkatan dengan menggunkan prosesor Intel Atom Z3745 4 core 1,86 GHz dan RAM 2 GB. Dari segi konektivitas, Lenovo Yoga tablet 2 Pro dan Lenovo Yoga Tablet 2 sudah mendukung konektivitas 4G LTE pada frekuensi 900MHz dan 1.800 MHz. "Diluncurkannya jajaran perangkat Yoga Multimode ini ini menegaskan komitmen kuat Lenovo untuk menghadirkan inovasi paling mutakhir kepada konsumen. Hal ini juga menjadi bagian dari DNA Lenovo yang terus membuat kami untuk melakukan perbaikan dan menyempurnakan produk dan bisnis kami," tegas Rajesh Thadani, Country General Manager Lenovo Indonesia, dalam acara peluncuran yang berlangsung di Pasific Place, Jakarta, Kamis (22/1/2015). Untuk harganya sendiri, Lenovo Yoga tablet 3 Pro dibanderol sebesar Rp 17,999 juta, sedangkan Lenovo Yoga Tablet 2 Pro dan Yoga tablet 2 tersedia mulai pertengahan Februari dengan harga masing masing sebesar Rp 7,999 juta, dan Rp 5,999 juta. Sebagai bagian dari promosi, nantinya ketiga perangkat terbaru Lenovo ini akan tampil di film "Filosofo Kopi" yang akan beredar sekitar pertengahan tahun ini.
via jeruknipis.com

Selasa, 27 Januari 2015

Toshiba Lepas Ultrabook KIRA Varian Baru Dengan Prosesor Intel Broadwell Generasi Kelima

Toshiba Lepas Ultrabook KIRA Varian Baru Dengan Prosesor Intel Broadwell Generasi Kelima
Perangkat Ultrabook memberikan kemudahan dalam hal mobilitas, perangkat ini ringan dan tipis sehingga selain tidak memakan tempat juga tidak memberi beban kepada penggunanya. Nah, Toshiba Jepang memiliki varian yang bermain di segmen ultrabook yang bernama KIRAbook . KIRAbook menawarkan dua keutaman tadi, ringan dan tipis. Namun baru-baru ini Toshiba punya penawaran oke, dimana KIRA telah diperbarui dengan menawarkan update berupa prosesor generasi kelima Intel Core "Broadwell", sebagaimana dilansir oleh ItMedia, Senin (26/1/2015). Spesifikasi hardware lainnya dalam model baru ini akan mencakup layar 13,3 inci dengan resolusi 1920 x 1080 piksel dan 2560 x 1440 piksel, 8 GB RAM, memori internal 128 GB dan 256 GB, serta prosesor Intel Core i7 Broadwell. Update varian baru Toshiba KIRAbook ini dirilis tak lama setelah sebelumnya Toshiba juga menawarkan batch teranyar mereka untuk varian yang sama di pasar lokal, Jepang. Kedua model dari varian Toshiba KIRA ini cenderung ringan, tipis dan kuat, dan jika tak salah, keluarga KIRA Ultrabooks dan notebook menjadi salah satu dari beberapa notebook Windows pertama yang tiba dengan WQHD atau menampilkan resolusi yang paling tinggi.
via jeruknipis.com

Cara Ubah Tampilan Android Jadi Mirip iPhone

Cara Ubah Tampilan
<br /><br />Android Jadi Mirip
<br /><br />iPhone

Jika kamu pengguna Android tapi

menyukai tampilan antarmuka iOS,

kamu tak perlu mengganti ponsel

Android kamu dengan iPhone.

Pengguna Android bisa dengan mudah

mengubah tampilan antarmuka gadget-nya menjadi mirip iOS. Terdapat sejumlah aplikasi yang bisa

mengubah tampilan Android jadi mirip

dengan iOS. Modifikasi itu pun bisa

terjadi seutuhnya atau hanya pada

bagian-bagian tertentu saja. Semua

tergantung kepada pilihan pengguna. Berikut sejumlah aplikasi yang bisa

kamu unduh gratis via Google Play

Store untuk mebuat Android menjadi

iOS: 1. Lock screen Fitur ini bisa ditiru dengan

menggunakan aplikasi bernama HI Lockscreen atau OS 8 Lockscreen. HI Lockscreen akan membuat tampilan

lockscreen berubah menjadi mirip iOS 8.

Penunjuk waktu berada di tengah layar

dan menggunakan font khas Apple. Di

sisi kiri atas terdapat penunjuk sinyal

serta nama jaringan operator sementara di kanan atas terdapat

indikator baterai. Di bagian bawah, lockscreen juga

menampilkan tulisan Slide to Unlock

khas iPhone. Di sisi kanan bawah

terdapat icon kamera yang berfungsi

sebagai pemintas untuk aplikasi

fotografi itu. Aplikasi OS 8 Lockscreen juga punya

tampilan serupa. Perbedaannya adalah

huruf-huruf pada tulisan Slide to Unlock

berukuran lebih besar. Kemudian di sisi

kiri atas layar tidak ada indikator sinyal;

cuma ada nama jaringan operator. 2. Tampilan icon Tampilan ikon pada Android dapat

diubah menggunakan aplikasi

launcher. Ada dua aplikasi yang bisa

digunakan, yakni 8 Launcher dan IO Launcher. 8 Launcher menampilkan ikon-ikon

yang mirip dengan iOS, meski tidak 100

persen. Launcher ini punya kinerja

yang ringan plus transisi antar layar

yang mulus. Sayangnya tidak semua

aplikasi akan berubah menggunakan icon ala iOS. Misalnya, icon peramban

Google Chrome yang hanya dibungkus

kotak saja dan diberi nama Browser. Aplikasi kedua adalah IO Launcher.

Aplikasi ini tidak sepenuhnya

mengubah icon serta antarmuka

Android. Cara kerjanya justru

memadukan icon-icon ala iOS dengan

Android. Selain icon yang mirip iOS, aplikasi ini juga memiliki sidebar berisi

berbagai fitur seperti Bluetooth, WiFi

dan lain-lain. 3. Keyboard Kamu juga bisa mengubah keyboard

yang digunakan untuk mengetik.

Keyboard yang mirip dengan Apple

adalah aplikasi bernama Classic Keyboard. Aplikasi ini akan memberikan cita rasa mirip dengan

iPhone. Terdapat juga fitur tambahan

berupa prediksi teks serta getaran dan

suara saat mengetik.

via: droidmagzid.com

One 10, Notebook Terobosan Terbaru dari Acer

One 10, Notebook Terobosan Terbaru dari Acer JAKARTA- Acer baru saja meluncurkan produk terbarunya yang dilabeli dengan Acer One 10. One 10 merupakan perangkat notebook yang bisa dijadikan sebagai tablet yang dikenal dengan notebook hybrid. Hadirnya produk tersebut tidak akan menjadi ancaman bagi produk notebook lainnya. Pasalnya, ini merupakan varian untuk konsumen. "Acer selalu memberikan sesuatu yang berguna bagi masyarakat Indonesia. Sehingga, Acer memberikan pilihan kepada masyarakat Indonesia, ingin yang produk tradisional atau produk dengan terobosan baru saat ini," ujar Herbet Ang selaku Presiden Direktur Acer Indonesia di Jakarta, Selasa (27/1/2015). Kemudian dalam waktu dekat, Acer juga akan mengeluarkan produk sejenis. Namun belum diketahui secara pasti nama produk yang dimaksudkan. Berdasarkan laporan sebelumnya, One 10 yang merupakan notebook terbaru garapan Acer tersebut dapat mendukung empat mode, yakni tablet, notebook, tent, dan display. Selain itu, handset ini juga memiliki harga yang cukup terjangkau, yakni Rp3.999.000. Namun khusus Februari, perangkat tersebut di banderol harga Rp 3.799.000. Via techno.okezone.com