google-site-verification=82PdpwdCu4bGf44-_1RqOUmGCL486EA2zsKIthhSql8

Jumat, 11 Maret 2016

'Omong Kosong Kalau FBI Gak Bisa Bobol iPhone'


Jakarta - Perang Apple vs Federal Bureau of Investigation (FBI) soal iPhone yang terkunci memancing Edward Snowden untuk angkat bicara. Menurut mantan anggota National Security Agency (NSA) itu, omong kosong kalau FBI tak bisa membuka gembok iPhone. "FBI menyebut bahwa Apple mempunyai cara teknis yang eksklusif untuk membuka kunci iPhone. Menurutku itu adalah omong kosong," ujar Snowden dalam konferensi Blueprint for Democracy. Dikatakannya, FBI bisa saja menggunakan alat untuk menyerang dari sisi hardware yang sudah ada sejak tahun 90-an," dikutip detikINET dari ABC, Jumat (11/3/2016). Ia pun menjelaskan sejumlah teknik yang juga bisa digunakan oleh FBI untuk menjebol iPhone. Dan kemudian menyebarkan sebuah tautan di akun Twitternya yang berisi artikel buatan peneliti keamanan bernama Daniel Kahn Gillmor. Dalam artikel tersebut, Gillmor secara mendetail menjelaskan metode-metode yang bisa digunakan untuk 'melawan' fitur keamanan auto-delete yang ada di iPhone. "FBI bisa saja mengabaikan fitur auto-delete itu dengan mem-backup storage di chip storage ponsel tersebut," tulis Gillmor. Pihak FBI pun menanggapi pernyataan-pernyataan tersebut. Menurut biro investigasi federal AS itu, pihaknya terbuka untuk menerima saran dari berbagai pihak. "Apple belum pernah memberikan saran kepada kami kalau ada cara lain untuk melakukan hal tersebut. Tapi saya sangat terbuka terhadap berbagai saran. Banyak orang sudah mengirimkan idenya melalui email," ujar James Comey, Direktur FBI. Perang ini berawal ketika seorang hakim meminta Apple menuruti permintaan FBI, yaitu membantu mereka membuka kunci ponsel yang digunakan oleh salah satu tersangka penembakan di San Bernandino. Namun Apple menolak permintaan tersebut, dimana Tim Cook menyebut perintah tersebut akan mengancam keamanan dari pengguna produk Apple. Ponsel yang dimaksud adalah sebuah iPhone 5C yang dipakai oleh salah satu tersangka. FBI perlu meminta bantuan Apple untuk membuka kunci ponsel tersebut karena iOS terbaru punya fitur keamanan yang terbilang ketat.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: